محافظة على قديم الصالح والاخذ على جديد الاصلح

Warkudoro

Warkudoro

Oleh : Laskar Ki-Ageng Kendil


Warkudoro, panegak pandowo, simbol dari sholat 5 waktu. 

Warkudoro: "warka'uu" podo rukuk sopo siro kabeh- "dauron" hale langgeng, sholatlah 5 waktu secara kontinyu, jangan sampai tidak kamu lakukan.

Wakodoro "gagah gedhi duwur" karena sholat adalah "tiang agama".

Warkudoro punya senjata kuku poco noko-dari kata "Quu-Quu" jogoho-jogoho, ponco: ing 5, naqo ing kesucian, jagalah 5 waktu yang suci.

Kenapa warkudoro dihadapan siapa saja tidak bisa duduk?
karena sholat tidak memandang keadaan apapun, tetap harus di tegakkan.

Kenapa warkudoro tidak bisa "boso" walaupun di hadapan raja sekalipun?
Karena sholat hanya menggunakan satu bahasa yaitu bahasa arab.

Makna yang lain kenapa tidak bisa "boso"- itulah simbol bagi manusia yang hanya menyembah sekedar gerak materi, belum menyentuk hakikat sholat, sholat terus tapi maksiyat lancar, sholat tapi mudah menyalahkan dan mengkafirkan sesama muslim, lain halnya ketika warkudoro menyelam ke dalam lautan kemudian bertemu dengan dewa ruci, ia bisa "boso"-maknanya, itulah yang di maksud "innashsholata tan-ha 'anilfhsya-i wal munkar", sholat yang sudah sampai pada hakikat keimanan.

Warkudoro punya kelemahan yaitu di pahanya, maknanya seorang ahli ibadah dicoba dengan apapun mungkin bisa, tapi apabila di coba dengan paha wanita jarang yang bisa, banyak ahli ibadah tergelincir cuma pengaruh istri atau wanita-wanita lain yang ada disekitarnya.

Wallahu A'lamu Bish-showaab

0 komentar :

Poskan Komentar

Silahkan disebarluaskan asal tetap menyertakan link sumbernya.

Daftar Isi * Facebook * Twitter * Google