محافظة على قديم الصالح والاخذ على جديد الاصلح

Rindu Hujan


Rindu Hujan
 
Pertemuan, perpisahan, semua yang ada di dunia ini DIA-lah Sutradaranya, yang mementukan siapa saja pemainnya. Hanya saja begaimana kita memahami apa yang Allah berikan itu untuk kita.

Kebahagian itu ada karena kita pernah merasakan sakit, ketakutan dan penderitaan. Itulah hidup, ada sebab ada akibat. Kali ini aku memaknainya sebab akibat. Sampai akhirnya aku menemukan sampan di tengah lautan. Andai Allah tak pernah mengirimkan ku ke tengah gulungan ombak di lautan, aku tak pernah bertemu sampan itu. Sesuatu yang sangat aku syukuri saat ini. Skenario kehidupan yang tak pernah terduga.

Kenapa juga Allah mengirimiku sampan, bukan kapal layar atau titanic…hehe. Yang terlihat kokoh. Tapi kan itu kelihatannya. Mungkin saja sampan itu adalah jelmaan kapal yang setiap orang ingin di selamatkan!! Sampai sekarang itu tetap menjadi rahasia mutlak-NYA.

Sampan itu mengejarkanku bahwa segala sesuatu itu harus tulus, jangan pernah mengharap balasan, sama halnya ketika kita menyayangi seseorang dengan sepenuh hati namun tidak demikian dengan orang yang kita sayangi. Biarlah dia pergi karena jika dia tetap disampingmu itu bukan ketulusan tapi kebutuhannya. Jadi biarlah dia bahagia dengan pilihannya…

Tentang keikhlasan, disaat seseorang sedang menyakiti kita jangan pernah membencinya, atau berusahalah memaafkannya. Karena kebaikan tidak boleh bercampur dengan keburukan.

Akhirnya aku sadar Allah sangat menyanyangiku dengan caranya, karena aku menyanyangi Ibu, Ayah dan Adikku.

(Tanpa ku sadari banyak orang yang menyanyangiku :12-12-2012)

Wallahu A'lamu Bish-showaab

0 komentar :

Poskan Komentar

Silahkan disebarluaskan asal tetap menyertakan link sumbernya.

Daftar Isi * Facebook * Twitter * Google